alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 2 July 2022

Ruko dan Toko di Pagatan Hangus Dilalap Api

BATULICIN – Musibah kebakaran terjadi di Pagatan, Jumat (23/3) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Kobaran api menghanguskan bangunan ruko dan toko yang berada di Jalan HM Baderi RT 01 Desa Pasar Baru Kecamatan Kusan Hilir.

Api muncul dari atap salah satu toko. Api cepat membesar hingga membuat warga berhamburan keluar rumah. Atap yang terbuat dari kayu membuat api begitu cepat membesar. Puluhan warga bergotong royong memadamkan, namun api tidak juga berhasil padam.

Sebaliknya, api terus mengamuk hingga membakar bangunan toko di sebelahnya. Mobil pemadam kebakaran yang diharapkan warga tidak kunjung datang.

Favehotel Banjarmasin

Setelah api terus membesar, akhirnya pertolongan datang juga. Tercatat, pemadam kebakaran dari Kusan Hilir sebanyak 3 unit, pemadam kebakaran dari Kecamatan Simpang Empat 2 unit dan Kecamatan Batulicin 1 unit. Juga disiapkan 1 unit mesin portabel di dermaga untuk mengisi air ke tangki mobil.

Setelah 2 jam bekerja keras, akhirnya api berhasil dipadamkan. Sayangnya, bangunan toko sudah rata dengan tanah. Pemilik toko hanya bisa histeris menyaksikan tempat usahanya ludes terbakar. “Tidak ada sisa, seluruh toko habis terbakar hingga rata dengan tanah,” kata Sakimin, warga sekitar.

Kapolsek Kusan Hilir,  Iptu Moersani membenarkan musibah kebakaran itu. Ia menceritakan saat musibah kebakaran terjadi, 4 buah bangunan kosong dan sisanya berpenghuni.

“Api pertama kali diketahui oleh Ari yang malam itu sedang bermain game. Dia melihat kobaran api yang berasal dari toko yang disewa oleh H Tentong. Setelah itu dia berteriak “kebakaran” sambil memukul tiang listrik,” jelasnya.

Adapun penyebab munculnya kebakaran tersebut diperkirakan akibat dari korsleting listrik. Dari data yang terhimpun, korban yang mengalami kebakaran ruko dan toko adalah HM Nasir, H Tentong, Hairil Anwar dan Mariana, Alfin Ponsel, Menah, Memet, Herliatati, Ningsih, Siti Wadeiyah, Burhanuddin, Hj Mardiyah dan Alfiannoor. “Kerugian ditaksir mencapai Rp950.000.000,” sebutnya.

HM Nair mengalami musibah kebakaran 1 buah toko berisikan barang dan 4 toko kosong dengan kerugian Rp700 juta. Kemudian 2 buah toko yang disewa atas nama H Tentong dengan kerugian Rp80.000.000. Dua buah toko yang disewa atas nama Hairil Anwar dan Mariana (terbakar di bagian dinding samping kanan) kerugian kurang lebih Rp2.000.000. Alfin Ponsel kerugian kurang lebih Rp2.000.000.

Selanjutnya Menah mengalami kerugian sekitar Rp130 juta akibat 1 buah toko miliknya ikut terbakar. Dua buah toko yang disewa atas nama Memet dan Heliatati kerugian kurang lebih Rp10.000.000. Satu buah toko yang disewa atas nama Ningsih kerugian kurang lebih Rp7.000.000. Berikutnya, 1 buah toko yang disewa atas nama Siti Wadeiyah, kerugian kurang lebih Rp.8.000.000  dan 1 buah toko yang disewa atas nama Burhanuddin, kerugian kurang lebih Rp7.000.000. (kry)

BATULICIN – Musibah kebakaran terjadi di Pagatan, Jumat (23/3) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Kobaran api menghanguskan bangunan ruko dan toko yang berada di Jalan HM Baderi RT 01 Desa Pasar Baru Kecamatan Kusan Hilir.

Api muncul dari atap salah satu toko. Api cepat membesar hingga membuat warga berhamburan keluar rumah. Atap yang terbuat dari kayu membuat api begitu cepat membesar. Puluhan warga bergotong royong memadamkan, namun api tidak juga berhasil padam.

Sebaliknya, api terus mengamuk hingga membakar bangunan toko di sebelahnya. Mobil pemadam kebakaran yang diharapkan warga tidak kunjung datang.

Favehotel Banjarmasin

Setelah api terus membesar, akhirnya pertolongan datang juga. Tercatat, pemadam kebakaran dari Kusan Hilir sebanyak 3 unit, pemadam kebakaran dari Kecamatan Simpang Empat 2 unit dan Kecamatan Batulicin 1 unit. Juga disiapkan 1 unit mesin portabel di dermaga untuk mengisi air ke tangki mobil.

Setelah 2 jam bekerja keras, akhirnya api berhasil dipadamkan. Sayangnya, bangunan toko sudah rata dengan tanah. Pemilik toko hanya bisa histeris menyaksikan tempat usahanya ludes terbakar. “Tidak ada sisa, seluruh toko habis terbakar hingga rata dengan tanah,” kata Sakimin, warga sekitar.

Kapolsek Kusan Hilir,  Iptu Moersani membenarkan musibah kebakaran itu. Ia menceritakan saat musibah kebakaran terjadi, 4 buah bangunan kosong dan sisanya berpenghuni.

“Api pertama kali diketahui oleh Ari yang malam itu sedang bermain game. Dia melihat kobaran api yang berasal dari toko yang disewa oleh H Tentong. Setelah itu dia berteriak “kebakaran” sambil memukul tiang listrik,” jelasnya.

Adapun penyebab munculnya kebakaran tersebut diperkirakan akibat dari korsleting listrik. Dari data yang terhimpun, korban yang mengalami kebakaran ruko dan toko adalah HM Nasir, H Tentong, Hairil Anwar dan Mariana, Alfin Ponsel, Menah, Memet, Herliatati, Ningsih, Siti Wadeiyah, Burhanuddin, Hj Mardiyah dan Alfiannoor. “Kerugian ditaksir mencapai Rp950.000.000,” sebutnya.

HM Nair mengalami musibah kebakaran 1 buah toko berisikan barang dan 4 toko kosong dengan kerugian Rp700 juta. Kemudian 2 buah toko yang disewa atas nama H Tentong dengan kerugian Rp80.000.000. Dua buah toko yang disewa atas nama Hairil Anwar dan Mariana (terbakar di bagian dinding samping kanan) kerugian kurang lebih Rp2.000.000. Alfin Ponsel kerugian kurang lebih Rp2.000.000.

Selanjutnya Menah mengalami kerugian sekitar Rp130 juta akibat 1 buah toko miliknya ikut terbakar. Dua buah toko yang disewa atas nama Memet dan Heliatati kerugian kurang lebih Rp10.000.000. Satu buah toko yang disewa atas nama Ningsih kerugian kurang lebih Rp7.000.000. Berikutnya, 1 buah toko yang disewa atas nama Siti Wadeiyah, kerugian kurang lebih Rp.8.000.000  dan 1 buah toko yang disewa atas nama Burhanuddin, kerugian kurang lebih Rp7.000.000. (kry)

Most Read

Artikel Terbaru

/