alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Thursday, 18 August 2022

Tiap Rumah 10 Batang Buah Naga dan Cabe

BATULICIN – Rangkaian Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu pada Selasa (13/3) berlanjut ke Desa Pandan Sari. Desa ini merupakan pemenang di Tingkat Kecamatan Karang Bintang. Desa ini awalnya adalah permukiman transmigrasi yang mulai ditempati pada tahun 1982. Sektor pertanian dan perkebunan menjadi potensi unggulan desa ini.

Kades Pandan Sari, Kabul Budiono, sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat terhadap penilaian lomba desa kali ini. Terbukti dengan disambutnya kedatangan Tim Evaluasi Perkembangan Desa dengan kesenian tari dan kuda lumping dari Sanggar Seni Puspo Budoyo.

Sementara itu, Camat Karang Bintang Heri Kurbiansyah, mengingatkan agar kesempatan ini tidak dijadikan beban, tapi sebaliknya dijadikan semangat dalam bergotong royong di masyarakat dalam membangun desa secara bersama-sama.

“Jangan lupa berikanlah pelayanan yang santun dan beretika kepada masyarakat,” pinta camat.

Ia menambahkan, ada hal unik di desa ini. Terdapat peraturan tidak tertulis yang mengharuskan setiap penduduk desa harus menanam 10 batang buah naga dan cabe di pekarangan rumahnya. Karena selain meningkatkan pemanfaatan ruang, juga mampu memberikan nilai ekonomis.

“Dan jangan kaget kalau nantinya desa ini bisa didaulat menjadi sentra buah naga untuk wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” terangnya. (kry/ij/bin)

BATULICIN – Rangkaian Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu pada Selasa (13/3) berlanjut ke Desa Pandan Sari. Desa ini merupakan pemenang di Tingkat Kecamatan Karang Bintang. Desa ini awalnya adalah permukiman transmigrasi yang mulai ditempati pada tahun 1982. Sektor pertanian dan perkebunan menjadi potensi unggulan desa ini.

Kades Pandan Sari, Kabul Budiono, sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat terhadap penilaian lomba desa kali ini. Terbukti dengan disambutnya kedatangan Tim Evaluasi Perkembangan Desa dengan kesenian tari dan kuda lumping dari Sanggar Seni Puspo Budoyo.

Sementara itu, Camat Karang Bintang Heri Kurbiansyah, mengingatkan agar kesempatan ini tidak dijadikan beban, tapi sebaliknya dijadikan semangat dalam bergotong royong di masyarakat dalam membangun desa secara bersama-sama.

“Jangan lupa berikanlah pelayanan yang santun dan beretika kepada masyarakat,” pinta camat.

Ia menambahkan, ada hal unik di desa ini. Terdapat peraturan tidak tertulis yang mengharuskan setiap penduduk desa harus menanam 10 batang buah naga dan cabe di pekarangan rumahnya. Karena selain meningkatkan pemanfaatan ruang, juga mampu memberikan nilai ekonomis.

“Dan jangan kaget kalau nantinya desa ini bisa didaulat menjadi sentra buah naga untuk wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” terangnya. (kry/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/