alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Thursday, 7 July 2022

PAD Retribusi Parkir di Tabalong Capai Rp200 Juta

TANJUNG – Ternyata pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir mencapai Rp200 juta lebih dalam satu tahunnya, khususnya di tahun 2017 lalu. Capaian itu termasuk parkir tepian jalan umum dengan jumlah Rp99 juta.

Parkir tepian jalan umum di Tabalong ada sebanyak 16 titik, yang tersebar di seluruh kecamatan. Baik di perkotaan maupun pedesaan.

Adapun sejumlah titik itu adalah Pasar Tanjung, Pasar Kapar Murung Pudak, Pasar Mabuun, Pasar Kelua, Pasar Muara Uya dan Halaman Kolam Renang Pembataan. Selain juga berada halaman Kuliner Barunak, halaman Kantor Samsat Tanjung dan lainnya. Satu kawasan itu ada satu sampai empat titik parkir.

Kepala Bidang dan Prasarana pada Dishub Kabupaten Tabalong, Suwardi mengatakan, dari semua titik parkir yang ada bisa mendapatkan PAD yang cukup lumayan bagi pembangunan di Tabalong. Namun, perolehan itu ke depan akan ditingkatkan di tahun ini.

“Untuk menambah pendapatan, salah caranya akan dilakukan penambahan titik parkir. Yaitu parkir di pasar dadakan,” katanya, belum lama tadi.

Dari pantauan wartawan, pengelolaan parkir di titik yang telah ditetapkan Dishub dikenakan biaya Rp2.000 per kendaraan bermotor roda dua. Sedangkan roda empat melebihi itu. (ibn)

TANJUNG – Ternyata pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir mencapai Rp200 juta lebih dalam satu tahunnya, khususnya di tahun 2017 lalu. Capaian itu termasuk parkir tepian jalan umum dengan jumlah Rp99 juta.

Parkir tepian jalan umum di Tabalong ada sebanyak 16 titik, yang tersebar di seluruh kecamatan. Baik di perkotaan maupun pedesaan.

Adapun sejumlah titik itu adalah Pasar Tanjung, Pasar Kapar Murung Pudak, Pasar Mabuun, Pasar Kelua, Pasar Muara Uya dan Halaman Kolam Renang Pembataan. Selain juga berada halaman Kuliner Barunak, halaman Kantor Samsat Tanjung dan lainnya. Satu kawasan itu ada satu sampai empat titik parkir.

Kepala Bidang dan Prasarana pada Dishub Kabupaten Tabalong, Suwardi mengatakan, dari semua titik parkir yang ada bisa mendapatkan PAD yang cukup lumayan bagi pembangunan di Tabalong. Namun, perolehan itu ke depan akan ditingkatkan di tahun ini.

“Untuk menambah pendapatan, salah caranya akan dilakukan penambahan titik parkir. Yaitu parkir di pasar dadakan,” katanya, belum lama tadi.

Dari pantauan wartawan, pengelolaan parkir di titik yang telah ditetapkan Dishub dikenakan biaya Rp2.000 per kendaraan bermotor roda dua. Sedangkan roda empat melebihi itu. (ibn)

Most Read

Artikel Terbaru

/