alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

ASTAGA..!! 13 Laptop Pinjaman untuk UNBK di SMAN 11 Banjarmasin Raib

 

BANJARMASIN-  Sejumlah ruang  di SMA Negeri 11 Banjarmasin diacak-acak maling.  Pencuri menggondol 13 laptop pinjaman. Parahnya, laptop ini diperlukan karena Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tinggal beberapa pekan lagi.

Hilangnya laptop di Laboratorium Komputer milik  sekolah yang berlokasi di Jalan Sungai Andai Banjarmasin Utara itu baru diketahui  Selasa (13/3) pagi.  

Favehotel Banjarmasin

Pelaku diduga sudah merencanakan aksi pembobolan tersebut. Hal ini bisa terlihat dari cara pencuri yang seakan sudah mengetahui  titik-titik CCTV terpasang. Sebelum beraksi,  CCTV  diputus pelaku.

Empat ruang sekaligus diobok-obok. Yaitu ruang guru, ruang bimbingan konseling dan koperasi serta laboratorium komputer.  Pelaku masuk dengan   merusak pintu dan jendela serta teralis menggunakan linggis. Di pintu dan jendela terlihat bekas congkelan besar.

Kepala Sekolah  SMAN 11 Banjarmasin Noor Ainah, mengatakan belum menghitung kerugian yang dialami. ” Yang hilang 13 buah laptop, 12 punya siswa dan 1 punya guru,” katanya.

Menurut Ainah, pihaknya sudah melaporkan ke Polsekta Banjarmasin Utara. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Dia mengatakan baru tahu kabar dibobol maling  dari penjaga sekolah. “Uang receh di koperasi dan materai Rp6000, 10 keping juga hilang,” rinci Ainah.

Diduga pencuri beraksi dini hari,  saat penjaga malam lengah. Pelaku diduga masuk ke area sekolah melalui bangunan samping kiri sekolah dengan melompati pagar. Pelaku terlihat leluasa dan tak terburu-buru.  

“Ada dua bekas kotak susu, entah dua orang atau lebih pelakunya itu yang kami belum tahu, yang jelas itu yang ditemukan. Sepertinya mereka sudah mengetahui seluk beluk sekolah,” ujar Ainah.

Aina htak memungkiri akibat musibah ini memiliki dampak bagi proses persiapan  UNBK. Simulasi ujian bahkan baru saja berlangsung Senin (12/3) tadi.

“Sebenarnya hari ini hari kedua simulasi mata pelajaran Bahasa Inggris,” sesal Ainah.

 SMA Negeri 11 sendiri  langsung mengabarkan musibah ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel untuk antisipasi persiapan UNBK.  Para orang tua siswa juga diminta pengertiannya untuk kehilangan ini.  
“Ini di luar kemampuan sekolah. Tentulah kami akan memikirkan untuk proses penggantian laptop milik siswa,” janjinya.

Sementara Reni Renita salah satu siswi kelas XII IPA dibuat bingung bagaimana menjelaskan kepada orang tuanya.

“Iya laptop milik saya  dibelikan ayah,” ucapnya seraya sedikit terhibur karena  sekolah mengaku akan bertanggung jawab.

 Kepala Kepolisian Sektor Kota Banjarmasin Utara Komisaris Polisi  Madyo Pranowo  mengungkapkan  pelaku bisa saja lebih dari satu orang. Selain itu, ada kesan pencurinya sudah mengetahui seluk beluk sekolah.  
“Kabel CCTV ada yang dicopot dan putus, berarti pelaku pernah masuk ke lingkungan sekolah. Ada orang yang dicurigai dalam kasus pencurian itu,” ucapnya seraya mengatakan pihaknya sedang bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. (lan/ay/ran)

 

 

BANJARMASIN-  Sejumlah ruang  di SMA Negeri 11 Banjarmasin diacak-acak maling.  Pencuri menggondol 13 laptop pinjaman. Parahnya, laptop ini diperlukan karena Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tinggal beberapa pekan lagi.

Hilangnya laptop di Laboratorium Komputer milik  sekolah yang berlokasi di Jalan Sungai Andai Banjarmasin Utara itu baru diketahui  Selasa (13/3) pagi.  

Favehotel Banjarmasin

Pelaku diduga sudah merencanakan aksi pembobolan tersebut. Hal ini bisa terlihat dari cara pencuri yang seakan sudah mengetahui  titik-titik CCTV terpasang. Sebelum beraksi,  CCTV  diputus pelaku.

Empat ruang sekaligus diobok-obok. Yaitu ruang guru, ruang bimbingan konseling dan koperasi serta laboratorium komputer.  Pelaku masuk dengan   merusak pintu dan jendela serta teralis menggunakan linggis. Di pintu dan jendela terlihat bekas congkelan besar.

Kepala Sekolah  SMAN 11 Banjarmasin Noor Ainah, mengatakan belum menghitung kerugian yang dialami. ” Yang hilang 13 buah laptop, 12 punya siswa dan 1 punya guru,” katanya.

Menurut Ainah, pihaknya sudah melaporkan ke Polsekta Banjarmasin Utara. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Dia mengatakan baru tahu kabar dibobol maling  dari penjaga sekolah. “Uang receh di koperasi dan materai Rp6000, 10 keping juga hilang,” rinci Ainah.

Diduga pencuri beraksi dini hari,  saat penjaga malam lengah. Pelaku diduga masuk ke area sekolah melalui bangunan samping kiri sekolah dengan melompati pagar. Pelaku terlihat leluasa dan tak terburu-buru.  

“Ada dua bekas kotak susu, entah dua orang atau lebih pelakunya itu yang kami belum tahu, yang jelas itu yang ditemukan. Sepertinya mereka sudah mengetahui seluk beluk sekolah,” ujar Ainah.

Aina htak memungkiri akibat musibah ini memiliki dampak bagi proses persiapan  UNBK. Simulasi ujian bahkan baru saja berlangsung Senin (12/3) tadi.

“Sebenarnya hari ini hari kedua simulasi mata pelajaran Bahasa Inggris,” sesal Ainah.

 SMA Negeri 11 sendiri  langsung mengabarkan musibah ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel untuk antisipasi persiapan UNBK.  Para orang tua siswa juga diminta pengertiannya untuk kehilangan ini.  
“Ini di luar kemampuan sekolah. Tentulah kami akan memikirkan untuk proses penggantian laptop milik siswa,” janjinya.

Sementara Reni Renita salah satu siswi kelas XII IPA dibuat bingung bagaimana menjelaskan kepada orang tuanya.

“Iya laptop milik saya  dibelikan ayah,” ucapnya seraya sedikit terhibur karena  sekolah mengaku akan bertanggung jawab.

 Kepala Kepolisian Sektor Kota Banjarmasin Utara Komisaris Polisi  Madyo Pranowo  mengungkapkan  pelaku bisa saja lebih dari satu orang. Selain itu, ada kesan pencurinya sudah mengetahui seluk beluk sekolah.  
“Kabel CCTV ada yang dicopot dan putus, berarti pelaku pernah masuk ke lingkungan sekolah. Ada orang yang dicurigai dalam kasus pencurian itu,” ucapnya seraya mengatakan pihaknya sedang bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. (lan/ay/ran)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/