alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Pemekaran Kecamatan Tanjung Masih Belum Ada Kepastian

TANJUNG – Rencana Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk memekarkan Kecamatan Tanjung ternyata belum ada kepastian, kapan akan terjadi.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tabalong, Arbuansyah ketika diwawancarai Senin (11/3).

“Pemekaran Kecamatan Tanjung belum ada informasi. Seperti tertunda,” katanya.

Ia juga memastikan untuk tahun depan, ada kemungkinan program penambahan jumlah kecamatan di kabupaten paling utara Kalimantan Selatan mengalami nasib yang sama.

Pemkab Tabalong melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat sebenarnya sudah melakukan penelitian terkait hal ini. Bahkan, telaah  staf sebagai penunjang prosesnya sudah sampai ke bupati.

“Telaah staf sudah sampai ke bupati, tapi belum ada kejelasan dari pimpinan,” ujarnya, sembari memberitahukan jika dalam telaah staf tersebut terdapat sejumlah pilihan, desa mana saja yang dilakukan penggabungan.

Kepala Bidang Penelitian Pembangunan (Litbang) pada Bappeda Kabupaten Tabalong Rusdianoor membenarkan adanya penelitian. “Iya, benar sudah dilakukan penelitian,” katanya.

Hanya saja, hasilnya menunggu keputusan atasan, sehingga belum bisa diketahui akan terlaksana atau tidak program tersebut. (ibn)

TANJUNG – Rencana Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk memekarkan Kecamatan Tanjung ternyata belum ada kepastian, kapan akan terjadi.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tabalong, Arbuansyah ketika diwawancarai Senin (11/3).

“Pemekaran Kecamatan Tanjung belum ada informasi. Seperti tertunda,” katanya.

Ia juga memastikan untuk tahun depan, ada kemungkinan program penambahan jumlah kecamatan di kabupaten paling utara Kalimantan Selatan mengalami nasib yang sama.

Pemkab Tabalong melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat sebenarnya sudah melakukan penelitian terkait hal ini. Bahkan, telaah  staf sebagai penunjang prosesnya sudah sampai ke bupati.

“Telaah staf sudah sampai ke bupati, tapi belum ada kejelasan dari pimpinan,” ujarnya, sembari memberitahukan jika dalam telaah staf tersebut terdapat sejumlah pilihan, desa mana saja yang dilakukan penggabungan.

Kepala Bidang Penelitian Pembangunan (Litbang) pada Bappeda Kabupaten Tabalong Rusdianoor membenarkan adanya penelitian. “Iya, benar sudah dilakukan penelitian,” katanya.

Hanya saja, hasilnya menunggu keputusan atasan, sehingga belum bisa diketahui akan terlaksana atau tidak program tersebut. (ibn)

Most Read

Artikel Terbaru

/