alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Karnaval Kostum Meriahkan Upacara Melasti di Tanah Bumbu

BATULICIN – Dalam rangka merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, Umat Hindu Bali di Kabupaten Tanah Bumbu akan melaksanakan sejumlah rangkaian upacara, salah satunya adalah upacara Melasti yang dilaksanakan Rabu (14/3), atau hari ini. Upacara Melasti itu dipusatkan di Pantai Madani Kecamatan Sungai Loban.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tanah Bumbu I Wayan Sudarma, saat ditemui disela-sela kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Sungai Loban, Selasa (13/3).

Menurut I Wayan Sudarma, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu tersebut, Melasti merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Warga Hindu Bali yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi.

Favehotel Banjarmasin

Dikatakannya, Upacara Melasti tersebut tidak hanya diikuti oleh seluruh masyarakat Hindu Bali Kabupaten Tanah Bumbu saja, akan tetapi juga diikuti oleh sebagian warga Hindu dari kabupaten lain di Kalimantan Selatan.

“Bahkan juga ada dari luar Kalimantan Selatan yang turut melaksanakan upacara Melasti di sini,” ujar I Wayan yang saat ini juga menjabat sebagai pembina dalam kepanitiaan Upacara Melasti tersebut.

Ditambahkannya, pada pelaksanaan Upacara Melasti kali ini pihaknya akan mendesain  rangkaian yang berbeda dengan Melasti tahun sebelumnya. Di mana pada Melasti kali pihak panitia akan merangkainya dengan kegiatan karnaval kostum budaya nusantara yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. “Karnaval kostum budaya nusantara ini sebagai upaya untuk menambah kemeriahan upacara Melasti, serta memupuk dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” terangnya. 

Masih menurut I Wayan Sudarma, pelaksanaan parade kostum budaya nusantara tersebut akan berbarengan dengan kegiatan upacara Melasti, di mana mereka yang berbusana aneka adat budaya tersebut berbaris menjadi pagar betis yang akan menjaga Warga Hindu Bali yang membawa Jempane sampai ke tempat yang telah disediakan panitia.

“Nantinya akan terlihat eratnya persatuan dan kesatuan warga Tanah Bumbu yang berbeda adat, suku dan budayanya melalui kegiatan ini,” paparnya. (kry/ij/ram)

BATULICIN – Dalam rangka merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, Umat Hindu Bali di Kabupaten Tanah Bumbu akan melaksanakan sejumlah rangkaian upacara, salah satunya adalah upacara Melasti yang dilaksanakan Rabu (14/3), atau hari ini. Upacara Melasti itu dipusatkan di Pantai Madani Kecamatan Sungai Loban.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tanah Bumbu I Wayan Sudarma, saat ditemui disela-sela kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Sungai Loban, Selasa (13/3).

Menurut I Wayan Sudarma, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu tersebut, Melasti merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Warga Hindu Bali yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi.

Favehotel Banjarmasin

Dikatakannya, Upacara Melasti tersebut tidak hanya diikuti oleh seluruh masyarakat Hindu Bali Kabupaten Tanah Bumbu saja, akan tetapi juga diikuti oleh sebagian warga Hindu dari kabupaten lain di Kalimantan Selatan.

“Bahkan juga ada dari luar Kalimantan Selatan yang turut melaksanakan upacara Melasti di sini,” ujar I Wayan yang saat ini juga menjabat sebagai pembina dalam kepanitiaan Upacara Melasti tersebut.

Ditambahkannya, pada pelaksanaan Upacara Melasti kali ini pihaknya akan mendesain  rangkaian yang berbeda dengan Melasti tahun sebelumnya. Di mana pada Melasti kali pihak panitia akan merangkainya dengan kegiatan karnaval kostum budaya nusantara yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. “Karnaval kostum budaya nusantara ini sebagai upaya untuk menambah kemeriahan upacara Melasti, serta memupuk dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” terangnya. 

Masih menurut I Wayan Sudarma, pelaksanaan parade kostum budaya nusantara tersebut akan berbarengan dengan kegiatan upacara Melasti, di mana mereka yang berbusana aneka adat budaya tersebut berbaris menjadi pagar betis yang akan menjaga Warga Hindu Bali yang membawa Jempane sampai ke tempat yang telah disediakan panitia.

“Nantinya akan terlihat eratnya persatuan dan kesatuan warga Tanah Bumbu yang berbeda adat, suku dan budayanya melalui kegiatan ini,” paparnya. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/