alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Saturday, 20 August 2022

Polwan Cantik yang Nyamar Jadi Siswi itu Rindu Ketupat Kandangan

Memerankan siswi SMP dalam sebuah video berisi pesan keselamatan berlalulintas, Bripda Adelia Eka Nirwana mendadak tenar.  Kecantikan anggota Unit Dikyasa Satlantas Polresta Yogyakarta ini banyak dipuji netizen dan menjadi viral di media sosial.

“Ya, mungkin karena  video penyampaian ke masyarakatnya unik kali ya soalnya kan kami memakai pakaian SMP,” ucap dara kelahiran Banjarmasin  ini kepada Radar Banjarmasin.

Dikatakannya usai video itu  dirinya mendadak terkenal dan banyak dihubungi media yang meminta wawancara. Padahal menurutnya apa yang disampaikannya adalah tugas biasa. “Pesannya lebih mematuhi peraturan lalu lintas apalagi anak di bawah umur yang belum memiliki SIM, jangan mengendarai kendaraan dulu,” ucap alumnus SDN Kebun Bunga 5 ini.  

Dara 22 tahun ini mengatakan menjadi polisi sudah panggilan jiwanya. Usai lulus SMA, dia segera mendaftar sebagai Polwan. Dia mengagumi sosok polisi wanita.

“Polwan yang sedang bertugas itu sendiri memiliki sifat yang tegas tetapi dia tidak membuat takut masyarakat dalam artian tetap lemah lembut terhadap masyarakat dan membuat masyarakat itu sendiri segan dengan Polwan,” ujarnya yang kini memilih berhijab.

Bripda Adel hanya menyelesaikan masa kecilnya di Banjarmasin.  Setelah lulus sekolah menengah pertama di SMPN 6 Banjarmasin, dia akhirnya hijrah ke Jogja mengikuti orang tua.

Ditanya tentang kemungkinan bertugas di Banjarmasin, Bripda Adel mengatakan bisa saja dia bertugas di Banua. “Secara kan tanah kelahiran saya,” ucapnya yang mengaku meski orang tua asli Jogja, tetapi sehari-hari di rumah mereka saling berkomunikasi dengan Bahasa Banjar.

Selain kenangan masa kecilnya di Banjarmasin, dia juga mengatakan ada satu yang paling dirindukan tentang Banua. Apa itu? “Ketupat Kandangan, Mas!” serunya. (ran)

Memerankan siswi SMP dalam sebuah video berisi pesan keselamatan berlalulintas, Bripda Adelia Eka Nirwana mendadak tenar.  Kecantikan anggota Unit Dikyasa Satlantas Polresta Yogyakarta ini banyak dipuji netizen dan menjadi viral di media sosial.

“Ya, mungkin karena  video penyampaian ke masyarakatnya unik kali ya soalnya kan kami memakai pakaian SMP,” ucap dara kelahiran Banjarmasin  ini kepada Radar Banjarmasin.

Dikatakannya usai video itu  dirinya mendadak terkenal dan banyak dihubungi media yang meminta wawancara. Padahal menurutnya apa yang disampaikannya adalah tugas biasa. “Pesannya lebih mematuhi peraturan lalu lintas apalagi anak di bawah umur yang belum memiliki SIM, jangan mengendarai kendaraan dulu,” ucap alumnus SDN Kebun Bunga 5 ini.  

Dara 22 tahun ini mengatakan menjadi polisi sudah panggilan jiwanya. Usai lulus SMA, dia segera mendaftar sebagai Polwan. Dia mengagumi sosok polisi wanita.

“Polwan yang sedang bertugas itu sendiri memiliki sifat yang tegas tetapi dia tidak membuat takut masyarakat dalam artian tetap lemah lembut terhadap masyarakat dan membuat masyarakat itu sendiri segan dengan Polwan,” ujarnya yang kini memilih berhijab.

Bripda Adel hanya menyelesaikan masa kecilnya di Banjarmasin.  Setelah lulus sekolah menengah pertama di SMPN 6 Banjarmasin, dia akhirnya hijrah ke Jogja mengikuti orang tua.

Ditanya tentang kemungkinan bertugas di Banjarmasin, Bripda Adel mengatakan bisa saja dia bertugas di Banua. “Secara kan tanah kelahiran saya,” ucapnya yang mengaku meski orang tua asli Jogja, tetapi sehari-hari di rumah mereka saling berkomunikasi dengan Bahasa Banjar.

Selain kenangan masa kecilnya di Banjarmasin, dia juga mengatakan ada satu yang paling dirindukan tentang Banua. Apa itu? “Ketupat Kandangan, Mas!” serunya. (ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/