alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Indahnya Nusa Dua di Pulau Laut

KOTABARU – Ingin ke Nusa Dua? Tidak usah jauh-jauh, cukup ke Pulau Laut saja, tepatnya ke Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Objek wisata pesisir di daerah ini memang sejibun.

Rabu (6/3) tadi, Radar Banjarmasin berkesempatan mengunjungi Nusa Dua. Tidak jauh dari kota kecamatan. Sekitar 15 sampai 20 menit berkendara melalui jalan bebatuan kerikil.

Nusa Dua di sini merupakan bukit kecil menjorok ke laut persis di samping teluk kecil. Dari bukit kecil itu ke ujung tampak bebatuan karang sampai luar garis pantai.

Favehotel Banjarmasin

Dari atas bukit pemandangan memang menawan. Di hadapan laut lepas yang langsung tembus Laut Jawa dan Selat Makassar. Di sebelah kiri gugusan Pulau Karamputan, Karasian dan Kerayaan. Hijau, serasi dengan birunya laut.

Di atas bukit kecil itu sudah dibangun beberapa pendopo oleh pemerintah daerah. “Tahun berapa itu saya lupa. Saya tanda tangan mengizinkan lahan di sini untuk dijadikan objek wisata,” kata Edy Rahmat,  warga yang memiliki lahan di sana.

Sayang, lanjut Edy, meski menawan pengunjung masih jarang yang datang. “Jalan masih belum aspal. Juga jauh dari pusat kota kabupaten,” ujarnya.

Perbedaan Nusa Dua dengan objek wisata pesisir lainnya di Pulau Laut adalah kita bisa leluasa menatap laut luas dari ketinggian. Juga pantainya yang banyak batu karang. “Kalau musim Angin Tenggara, ombaknya menampar karang. Tapi di sini susah kalau main banana boat,” tambah Edy.

Di sini juga layak untuk berkemah. Lokasi objek wisata hanya berjarak sekitar 300 meter dari permukiman penduduk. Sehingga lebih aman, tidak terpencil.

Sekadar diketahui, jarak Nusa Dua di Desa Tanjung Ujung ke pusat kota sekitar 130 kilometer. Akses jalan masih banyak yang rusak. Kondisi ini yang membuat warga pusat kota enggan. Mereka lebih memilih Pantai Sarangtiung yang berjarak hanya 14 kilometer. (zal)

KOTABARU – Ingin ke Nusa Dua? Tidak usah jauh-jauh, cukup ke Pulau Laut saja, tepatnya ke Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Objek wisata pesisir di daerah ini memang sejibun.

Rabu (6/3) tadi, Radar Banjarmasin berkesempatan mengunjungi Nusa Dua. Tidak jauh dari kota kecamatan. Sekitar 15 sampai 20 menit berkendara melalui jalan bebatuan kerikil.

Nusa Dua di sini merupakan bukit kecil menjorok ke laut persis di samping teluk kecil. Dari bukit kecil itu ke ujung tampak bebatuan karang sampai luar garis pantai.

Favehotel Banjarmasin

Dari atas bukit pemandangan memang menawan. Di hadapan laut lepas yang langsung tembus Laut Jawa dan Selat Makassar. Di sebelah kiri gugusan Pulau Karamputan, Karasian dan Kerayaan. Hijau, serasi dengan birunya laut.

Di atas bukit kecil itu sudah dibangun beberapa pendopo oleh pemerintah daerah. “Tahun berapa itu saya lupa. Saya tanda tangan mengizinkan lahan di sini untuk dijadikan objek wisata,” kata Edy Rahmat,  warga yang memiliki lahan di sana.

Sayang, lanjut Edy, meski menawan pengunjung masih jarang yang datang. “Jalan masih belum aspal. Juga jauh dari pusat kota kabupaten,” ujarnya.

Perbedaan Nusa Dua dengan objek wisata pesisir lainnya di Pulau Laut adalah kita bisa leluasa menatap laut luas dari ketinggian. Juga pantainya yang banyak batu karang. “Kalau musim Angin Tenggara, ombaknya menampar karang. Tapi di sini susah kalau main banana boat,” tambah Edy.

Di sini juga layak untuk berkemah. Lokasi objek wisata hanya berjarak sekitar 300 meter dari permukiman penduduk. Sehingga lebih aman, tidak terpencil.

Sekadar diketahui, jarak Nusa Dua di Desa Tanjung Ujung ke pusat kota sekitar 130 kilometer. Akses jalan masih banyak yang rusak. Kondisi ini yang membuat warga pusat kota enggan. Mereka lebih memilih Pantai Sarangtiung yang berjarak hanya 14 kilometer. (zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/