alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

AWAS! Melanggar Lalu Lintas Akan Langsung Ditegur

BANJARMASIN – Peringatan bagi para pengendara. Jangan coba-coba melanggar lalu lintas. Karena polisi sudah memasang kamera pengintai. Tersebar di segala penjuru kota.

Kemarin (24/1) siang, Ditlantas Polda Kalsel melakukan uji coba traffic announcer. Yakni peringatan langsung dari pusat kendali operasi RTMC kepada pengendara yang melanggar.

Dalam uji coba tersebut, petugas melihat salah seorang perempuan melanggar. Lokasinya di Jalan Lambung Mangkurat. Tepat di perempatan Pos Indonesia.

Favehotel Banjarmasin

Dia menunggangi motor matic. Dari monitor di pusat kendali RTMC, terlihat kendaraanya melewati marka jalan saat berhenti di lampu merah.

Petugas kemudian menegurnya. Melalui pengeras suara yang sudah terhubung dengan speaker di lokasi traffic light.

Dengan menyebutkan ciri-ciri fisik pengendara, petugas di ruang kendali mengarahkan agar perempuan itu mundur sebelum marka jalan.

Entah tak sadar atau pura-pura tidak mendengar, pengendara itu tetap cuek. Petugas mencoba cara lain. Dengan meminta bantuan pengendara motor yang berada persis di samping perempuan itu. Caranya sama, yakni menyebutkan ciri-ciri fisik subjek yang dimaksud.

 “Nah baru mau merespon. Mungkin ibu itu tidak tahu kalau tadi itu ditujukan kepadanya,” kata Supervisor RTMC Bidang Operasional, AKP Indra.

Lain lagi yang terjadi di traffic light kawasan Jalan Ahmad Yani, Km 6. Dari layar monitor terlihat ada mobil parkir di tempat terlarang.  Petugas langsung meminta sopir agar segera pindah.

Saat itu ada tiga mobil yang sempat parkir. Tapi setelah ditegur, semuanya langsung pergi.

Beberapa saat kemudian ada satu mobil lagi yang parkir. Sopirnya pergi keluar. Petugas sudah berusaha menegur tapi tidak digubris. “Mobil yang keempat ini karena tidak mengindahkan, terpaksa kita turunkan petugas untuk mendatangi dan menegur sopir mobil tersebut,” ujarnya.

Menurut Indra, selain mudah, traffic announcer juga media informasi kepada masyarakat. “Bisa untuk imbauan, informasi atau pesan tertentu yang ditujukan kepada masyarakat,” terang perwira yang juga Kanit I Dikyasa Polda Kalsel itu.

Salah seorang warga, Dayat menilai terobosan tersebut sangat bagus. Setidaknya mengingatkan pengendara agar selalu tertib di jalan raya. “Karena sering terlihat, meski sudah ada rambu tapi masih sering dilanggar,” ujarnya. (gmp/at/nur) 

BANJARMASIN – Peringatan bagi para pengendara. Jangan coba-coba melanggar lalu lintas. Karena polisi sudah memasang kamera pengintai. Tersebar di segala penjuru kota.

Kemarin (24/1) siang, Ditlantas Polda Kalsel melakukan uji coba traffic announcer. Yakni peringatan langsung dari pusat kendali operasi RTMC kepada pengendara yang melanggar.

Dalam uji coba tersebut, petugas melihat salah seorang perempuan melanggar. Lokasinya di Jalan Lambung Mangkurat. Tepat di perempatan Pos Indonesia.

Favehotel Banjarmasin

Dia menunggangi motor matic. Dari monitor di pusat kendali RTMC, terlihat kendaraanya melewati marka jalan saat berhenti di lampu merah.

Petugas kemudian menegurnya. Melalui pengeras suara yang sudah terhubung dengan speaker di lokasi traffic light.

Dengan menyebutkan ciri-ciri fisik pengendara, petugas di ruang kendali mengarahkan agar perempuan itu mundur sebelum marka jalan.

Entah tak sadar atau pura-pura tidak mendengar, pengendara itu tetap cuek. Petugas mencoba cara lain. Dengan meminta bantuan pengendara motor yang berada persis di samping perempuan itu. Caranya sama, yakni menyebutkan ciri-ciri fisik subjek yang dimaksud.

 “Nah baru mau merespon. Mungkin ibu itu tidak tahu kalau tadi itu ditujukan kepadanya,” kata Supervisor RTMC Bidang Operasional, AKP Indra.

Lain lagi yang terjadi di traffic light kawasan Jalan Ahmad Yani, Km 6. Dari layar monitor terlihat ada mobil parkir di tempat terlarang.  Petugas langsung meminta sopir agar segera pindah.

Saat itu ada tiga mobil yang sempat parkir. Tapi setelah ditegur, semuanya langsung pergi.

Beberapa saat kemudian ada satu mobil lagi yang parkir. Sopirnya pergi keluar. Petugas sudah berusaha menegur tapi tidak digubris. “Mobil yang keempat ini karena tidak mengindahkan, terpaksa kita turunkan petugas untuk mendatangi dan menegur sopir mobil tersebut,” ujarnya.

Menurut Indra, selain mudah, traffic announcer juga media informasi kepada masyarakat. “Bisa untuk imbauan, informasi atau pesan tertentu yang ditujukan kepada masyarakat,” terang perwira yang juga Kanit I Dikyasa Polda Kalsel itu.

Salah seorang warga, Dayat menilai terobosan tersebut sangat bagus. Setidaknya mengingatkan pengendara agar selalu tertib di jalan raya. “Karena sering terlihat, meski sudah ada rambu tapi masih sering dilanggar,” ujarnya. (gmp/at/nur) 

Most Read

Artikel Terbaru

/