alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Thursday, 7 July 2022

Petisi Penolakan Tambang di HST Sudah 10 Ribu

BANJARMASIN – Warganet asal Kalsel bersuara keras pascaterbitnya surat keputusan (SK) Kementerian ESDM No.441.K/30/DJB/2017 tentang Penyesuaian Tahap Kegiatan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT MCM menjadi tahap kegiatan operasi dan produksi.

Salah satu warganet dengan akun Abrur Biotech bahkan membuat petisi penolakan SK ini yang nantinya dikirim ke Kementerian ESDM hingga Presiden RI Joko Widodo. Petisi ini sangat cepat tersebar, tak hanya melalui laman Facebook, juga melalui media sosial Whatsapp.

Untuk menyetujui petisi sangat mudah. Pengguna media sosial tinggal menekan link halaman tanpa ada persetujuan lain. Nah, ketika sudah masuk ke laman itu, tinggal mengklik tandatangan petisi yang berada di area bawah. (Berikut link petisinya: http://chn.ge/2D1AC8x )

Bahkan, ketika mengikuti petisi diberi saran apakah ingin turut menyebarkan atau hanya ikut tanda tangan semata. Pantauan Radar Banjarmasin, hingga pukul 21.00 Wita kemarin, yang menandatangani petisi penolakan SK ini sudah mencapai 8.473.

Sangat banyak alasan warganet ikut mendatangani petisi ini. Seperti akun Andi Fadillah. Dia menulis tanpa tambang batu bara, kota Barabai sudah dilanda banjir tahunan. Apalagi, dibuka tambang, akan makin parah pada akhirnya.

Bahkan komentar warganet dengan akun Eddy Heriyatna sangat keras. Dia menulis, “Tambang tak menjamin rakyat dan daerah pertambangan menjadi makmur. Lebih banyak mudarat daripada manfaat,” tulisnya.(mof/gr/dye)

BANJARMASIN – Warganet asal Kalsel bersuara keras pascaterbitnya surat keputusan (SK) Kementerian ESDM No.441.K/30/DJB/2017 tentang Penyesuaian Tahap Kegiatan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT MCM menjadi tahap kegiatan operasi dan produksi.

Salah satu warganet dengan akun Abrur Biotech bahkan membuat petisi penolakan SK ini yang nantinya dikirim ke Kementerian ESDM hingga Presiden RI Joko Widodo. Petisi ini sangat cepat tersebar, tak hanya melalui laman Facebook, juga melalui media sosial Whatsapp.

Untuk menyetujui petisi sangat mudah. Pengguna media sosial tinggal menekan link halaman tanpa ada persetujuan lain. Nah, ketika sudah masuk ke laman itu, tinggal mengklik tandatangan petisi yang berada di area bawah. (Berikut link petisinya: http://chn.ge/2D1AC8x )

Bahkan, ketika mengikuti petisi diberi saran apakah ingin turut menyebarkan atau hanya ikut tanda tangan semata. Pantauan Radar Banjarmasin, hingga pukul 21.00 Wita kemarin, yang menandatangani petisi penolakan SK ini sudah mencapai 8.473.

Sangat banyak alasan warganet ikut mendatangani petisi ini. Seperti akun Andi Fadillah. Dia menulis tanpa tambang batu bara, kota Barabai sudah dilanda banjir tahunan. Apalagi, dibuka tambang, akan makin parah pada akhirnya.

Bahkan komentar warganet dengan akun Eddy Heriyatna sangat keras. Dia menulis, “Tambang tak menjamin rakyat dan daerah pertambangan menjadi makmur. Lebih banyak mudarat daripada manfaat,” tulisnya.(mof/gr/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

/