alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Saturday, 25 June 2022

Selamat, 19 Paralimpian Kalsel Masuk Pelatnas

BANJARMASIN – Acungan jempol patut diberikan kepada para atlet difabel atau paralimpian Kalsel. Tahun ini ada 19 paralimpian binaan National Paralympic Committee (NPC) Kalsel yang masuk program Pelatnas di Solo. Otomatis 19 paralimpian Kalsel tersebut berpeluang memperkuat kontingen paralimpian Indonesia pada ajang Asian Para Games 2018 Jakarta-Palembang, Oktober mendatang.

Ketua NPC Kalsel, Ahmad Firdaus menuturkan mereka masuk ke Pelatnas dengan penuh perjuangan. Memang ada yang sudah ditunjuk oleh NPC Pusat karena memiliki prestasi terbaik di ajang-ajang internasional. Namun, ada pula melalui tahapan seleksi yang dilaksanakan di Solo, tahun lalu. “Kalau tahun lalu, paralimpian Kalsel yang masuk Pelatnas tak sampai 19 orang. Alhamdulillah tahun ini jumlahnya lebih banyak yang masuk Pelatnas. Boleh dibilang prestasi para paralimpian Kalsel selama kurun waktu empat tahun terakhir mengalami peningkatan,” ujar pria yang akrab disapa Daus ini.

Sebelumnya, paralimpian Kalsel yang masuk ke Pelatnas didominasi cabor atletik dan renang. Sekarang, NPC Kalsel bahkan bisa meloloskan paralimpian binaannya di cabor lain, yakni balap sepeda, menembak, panahan, balap sepeda, dan goal ball. “Kami memang berupaya untuk fokus membina cabor lain. Hasilnya cukup memuaskan, kami juga bisa meloloskan paralimpian dari cabor lain. Bahkan mereka terbilang masih pendatang baru,” sambungnya.

Favehotel Banjarmasin

Untuk cabor atletik, paralimpian Kalsel yang masuk Pelatnas adalah Yahya, Setyo Budi Hartanto, Ahmad Fauzi, Warmia, dan Sriwati Kamariah. Sedangkan dari cabor renang ada Suriansyah, Iberamsyah, Riyanti, dan Nor Aimah. Janawi dan Dendy lolos untuk cabor goal ball. Sementara untuk cabor balap sepeda ada Tryagus Arif Rahman dan Saiful Anwar. Satu-satunya paralimpian Kalsel yang lolos Pelatnas cabor menembak adalah Triyani. “Mereka akan digembleng di Pelatnas Solo selama hampir sembilan bulan. Rabu besok mereka akan diberangkatkan ke Solo. APG 2018 direncanakan dihelat pada 6 Oktober 2018,” tambahnya.

Tryagus Arif Rahman senang dan bangga bisa lolos ke Pelatnas. “Saya bertekad untuk disiplin latihan selama berada di Pelatnas. Mudah-mudahan, saya bisa meraih prestasi terbaik di APG 2018 nanti,” tegas paralimpian balap sepeda Kalsel ini.(oza/jy/dye) 

BANJARMASIN – Acungan jempol patut diberikan kepada para atlet difabel atau paralimpian Kalsel. Tahun ini ada 19 paralimpian binaan National Paralympic Committee (NPC) Kalsel yang masuk program Pelatnas di Solo. Otomatis 19 paralimpian Kalsel tersebut berpeluang memperkuat kontingen paralimpian Indonesia pada ajang Asian Para Games 2018 Jakarta-Palembang, Oktober mendatang.

Ketua NPC Kalsel, Ahmad Firdaus menuturkan mereka masuk ke Pelatnas dengan penuh perjuangan. Memang ada yang sudah ditunjuk oleh NPC Pusat karena memiliki prestasi terbaik di ajang-ajang internasional. Namun, ada pula melalui tahapan seleksi yang dilaksanakan di Solo, tahun lalu. “Kalau tahun lalu, paralimpian Kalsel yang masuk Pelatnas tak sampai 19 orang. Alhamdulillah tahun ini jumlahnya lebih banyak yang masuk Pelatnas. Boleh dibilang prestasi para paralimpian Kalsel selama kurun waktu empat tahun terakhir mengalami peningkatan,” ujar pria yang akrab disapa Daus ini.

Sebelumnya, paralimpian Kalsel yang masuk ke Pelatnas didominasi cabor atletik dan renang. Sekarang, NPC Kalsel bahkan bisa meloloskan paralimpian binaannya di cabor lain, yakni balap sepeda, menembak, panahan, balap sepeda, dan goal ball. “Kami memang berupaya untuk fokus membina cabor lain. Hasilnya cukup memuaskan, kami juga bisa meloloskan paralimpian dari cabor lain. Bahkan mereka terbilang masih pendatang baru,” sambungnya.

Favehotel Banjarmasin

Untuk cabor atletik, paralimpian Kalsel yang masuk Pelatnas adalah Yahya, Setyo Budi Hartanto, Ahmad Fauzi, Warmia, dan Sriwati Kamariah. Sedangkan dari cabor renang ada Suriansyah, Iberamsyah, Riyanti, dan Nor Aimah. Janawi dan Dendy lolos untuk cabor goal ball. Sementara untuk cabor balap sepeda ada Tryagus Arif Rahman dan Saiful Anwar. Satu-satunya paralimpian Kalsel yang lolos Pelatnas cabor menembak adalah Triyani. “Mereka akan digembleng di Pelatnas Solo selama hampir sembilan bulan. Rabu besok mereka akan diberangkatkan ke Solo. APG 2018 direncanakan dihelat pada 6 Oktober 2018,” tambahnya.

Tryagus Arif Rahman senang dan bangga bisa lolos ke Pelatnas. “Saya bertekad untuk disiplin latihan selama berada di Pelatnas. Mudah-mudahan, saya bisa meraih prestasi terbaik di APG 2018 nanti,” tegas paralimpian balap sepeda Kalsel ini.(oza/jy/dye) 

Most Read

Artikel Terbaru

/