alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Detektor Banjir Dipasang di Daerah Rawan

BATULICIN – Tanah Bumbu diguyur hujan dalam beberapa hari ini. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan terjadinya musibah banjir. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu bersiaga apabila musibah banjir sampai terjadi.

“Kami sudah pantau beberapa wilayah yang memang rawan banjir, seperti Kecamatan Kusan Hulu dan Satui, memang belum ada tanda-tanda akan terjadinya musibah banjir,” jelas Kepala BPBD Tanbu Eka Safruddin, kemarin.

Meski begitu, pihaknya sudah siap menghadapinya jika sewaktu-waktu banjir melanda Kabupaten Tanah Bumbu. “Personel sudah siap diturunkan, begitu juga peralatan untuk mendukung proses evakuasi,” katanya.

Favehotel Banjarmasin

BPBD Tanah Bumbu juga telah melakukan langkah lain untuk mencegah bencana banjir dengan memasang alat pendeteksi banjir di daerah rawan bencana banjir.

“Keunggulan dari alat ini mampu mendeteksi banjir lima jam lebih awal saat hujan terjadi. Selain memprediksi datangnya banjir, alat tersebut juga mampu mendeteksi tingkat curah hujan yang akan turun, sehingga bisa mengantisipasi lebih awal,” paparnya.

Menurutnya, meskipun hujan sering mengguyur Kabupaten Tanah Bumbu, namun tidak merata. Selain itu, hujan hanya turun sebentar-sebentar. “Hujan mengguyur Batulicin, sementara di kecamatan lain tidak. Hujan membasahi tanah di Satui, sementara di Kusan Hulu, tidak. Hujannya tidak merata,” terangnya.

Eka mengimbau masyarakat Tanah Bumbu tetap waspada terhadap bencana banjir maupun tanah longsor. Masyarakat yang melalui jalan-jalan pegunungan diingatkan untuk lebih berhati-hati atau berhenti sebentar menunggu hujan reda. “Kami terus menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dengan ancaman bencana yang bisa terjadi,” katanya.

Selain memberikan imbauan dan peringatan dini, pihaknya juga menyebar nomor kontak Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) di spanduk maupun radio untuk mempermudah masyarakat melapor jika terjadi bencana.

“Kami berharap kerja sama masyarakat dengan pemerintah agar bisa melakukan tindakan cepat dalam menangani musibah dengan tepat sasaran,” ucap Eka. (kry/ij/ram)

BATULICIN – Tanah Bumbu diguyur hujan dalam beberapa hari ini. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan terjadinya musibah banjir. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu bersiaga apabila musibah banjir sampai terjadi.

“Kami sudah pantau beberapa wilayah yang memang rawan banjir, seperti Kecamatan Kusan Hulu dan Satui, memang belum ada tanda-tanda akan terjadinya musibah banjir,” jelas Kepala BPBD Tanbu Eka Safruddin, kemarin.

Meski begitu, pihaknya sudah siap menghadapinya jika sewaktu-waktu banjir melanda Kabupaten Tanah Bumbu. “Personel sudah siap diturunkan, begitu juga peralatan untuk mendukung proses evakuasi,” katanya.

Favehotel Banjarmasin

BPBD Tanah Bumbu juga telah melakukan langkah lain untuk mencegah bencana banjir dengan memasang alat pendeteksi banjir di daerah rawan bencana banjir.

“Keunggulan dari alat ini mampu mendeteksi banjir lima jam lebih awal saat hujan terjadi. Selain memprediksi datangnya banjir, alat tersebut juga mampu mendeteksi tingkat curah hujan yang akan turun, sehingga bisa mengantisipasi lebih awal,” paparnya.

Menurutnya, meskipun hujan sering mengguyur Kabupaten Tanah Bumbu, namun tidak merata. Selain itu, hujan hanya turun sebentar-sebentar. “Hujan mengguyur Batulicin, sementara di kecamatan lain tidak. Hujan membasahi tanah di Satui, sementara di Kusan Hulu, tidak. Hujannya tidak merata,” terangnya.

Eka mengimbau masyarakat Tanah Bumbu tetap waspada terhadap bencana banjir maupun tanah longsor. Masyarakat yang melalui jalan-jalan pegunungan diingatkan untuk lebih berhati-hati atau berhenti sebentar menunggu hujan reda. “Kami terus menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati dengan ancaman bencana yang bisa terjadi,” katanya.

Selain memberikan imbauan dan peringatan dini, pihaknya juga menyebar nomor kontak Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) di spanduk maupun radio untuk mempermudah masyarakat melapor jika terjadi bencana.

“Kami berharap kerja sama masyarakat dengan pemerintah agar bisa melakukan tindakan cepat dalam menangani musibah dengan tepat sasaran,” ucap Eka. (kry/ij/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/