alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Empat Kecamatan di HST Dilanda Banjir

BARABAI – Pasca hujan yang mengguyur Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejak malam sampai dini hari tadi, Barabai digenangi air.

Jalan-jalan di seputar ibukota Hulu Sungai tengah mulai dari daerah Jalan Surapati Tengkarau, Jalan Bhakti, jalan Perwira sampai dengan Bukat, Pasar Keramat dan Pasar Satu, Dua dan Pasar Tiga tak luput digenangi air. Bahkan Lapangan Dwi Warna dan jalan kantor Bupati HST juga ikut tergenang Banjir.

Air datang dari atas pegunungan Meratus, mengakibatkan meluapnya air sungai Barabai. Hujan yang turun pada Sabtu (6/1) malam sampai Minggu (7/1) dini hari, menambah intensitas air di Sungai Barabai.

Favehotel Banjarmasin

Salah seorang warga Barabai Arif Faturrahman mengaku, air mulai menggenangi daerah rumahnya di jalan Antasari Tengkarau Barabai sekitar pukul 13.30 wita.

“Awalnya masih surut tidak sampai menggenangi jalan, lalu terus naik sampai sekarang hampir selutut anak-anak,” ungkapnya yang mengatakan air bahkan sudah memasuki rumahnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST Ali Fahmi menjelaskan, saat ini di Kabupaten HST sudah 4 Kecamatan yang tergenang banjir. Diantaranya Batang Alai Selatan, Barabai, Pandawan, dan Batu Benawa. Dia mengakui, berdasarkan hasil pantauan pihaknya banjir yang turun di HST adalah luapan dari Sungai Barabai.

Dia menambahkan, ketinggian di Empat Kecamatan ini bervariasi. Mulai dari 20 sentimeter sampai dengan ketinggian 60 sentimeter. Saat ini pihaknya bersama dengan Tagana juga telah membuka posko siaga di beberapa tempat. Termasuk di depan Kantor BPBD, depan kantor Tagana dan didepan kantor Bupati dijalan Perwira Barabai.

“Kami juga masih berkoordinasi dengan 700 relawan di seluruh Kabupaten HST, untuk membantu, bersiaga dan memantau kondisi banjir ini. Termasuk di dalamnya teman-teman Emergency gabungan dan ORARI,” jelasnya.

Dia juga mengimbau, kepada masyarakat HST yang rumahnya berada di daerah rawan banjir dan dekat bantaran sungai, agar selalu siaga. Masih ada kemungkinan intensitas banjir akan kembali naik, jika hujan kembali turun di HST.

“Kami akan terus memantau kondisi ini, semoga saja hujan tidak turun dalam beberapa hari kedepan. Sehingga banjir bisa cepat surut,” jelasnya.

Banjir di Kota Barabai ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat dan para kawula muda untuk berkumpul dan berselfie ria. Uniknya mereka mengaku sengaja datang dari beberapa kecamatan, hanya untuk melihat dan merasakan banjir di tengah kota Barabai.(zay/ay/ran)

BARABAI – Pasca hujan yang mengguyur Kabupaten Hulu Sungai Tengah sejak malam sampai dini hari tadi, Barabai digenangi air.

Jalan-jalan di seputar ibukota Hulu Sungai tengah mulai dari daerah Jalan Surapati Tengkarau, Jalan Bhakti, jalan Perwira sampai dengan Bukat, Pasar Keramat dan Pasar Satu, Dua dan Pasar Tiga tak luput digenangi air. Bahkan Lapangan Dwi Warna dan jalan kantor Bupati HST juga ikut tergenang Banjir.

Air datang dari atas pegunungan Meratus, mengakibatkan meluapnya air sungai Barabai. Hujan yang turun pada Sabtu (6/1) malam sampai Minggu (7/1) dini hari, menambah intensitas air di Sungai Barabai.

Favehotel Banjarmasin

Salah seorang warga Barabai Arif Faturrahman mengaku, air mulai menggenangi daerah rumahnya di jalan Antasari Tengkarau Barabai sekitar pukul 13.30 wita.

“Awalnya masih surut tidak sampai menggenangi jalan, lalu terus naik sampai sekarang hampir selutut anak-anak,” ungkapnya yang mengatakan air bahkan sudah memasuki rumahnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST Ali Fahmi menjelaskan, saat ini di Kabupaten HST sudah 4 Kecamatan yang tergenang banjir. Diantaranya Batang Alai Selatan, Barabai, Pandawan, dan Batu Benawa. Dia mengakui, berdasarkan hasil pantauan pihaknya banjir yang turun di HST adalah luapan dari Sungai Barabai.

Dia menambahkan, ketinggian di Empat Kecamatan ini bervariasi. Mulai dari 20 sentimeter sampai dengan ketinggian 60 sentimeter. Saat ini pihaknya bersama dengan Tagana juga telah membuka posko siaga di beberapa tempat. Termasuk di depan Kantor BPBD, depan kantor Tagana dan didepan kantor Bupati dijalan Perwira Barabai.

“Kami juga masih berkoordinasi dengan 700 relawan di seluruh Kabupaten HST, untuk membantu, bersiaga dan memantau kondisi banjir ini. Termasuk di dalamnya teman-teman Emergency gabungan dan ORARI,” jelasnya.

Dia juga mengimbau, kepada masyarakat HST yang rumahnya berada di daerah rawan banjir dan dekat bantaran sungai, agar selalu siaga. Masih ada kemungkinan intensitas banjir akan kembali naik, jika hujan kembali turun di HST.

“Kami akan terus memantau kondisi ini, semoga saja hujan tidak turun dalam beberapa hari kedepan. Sehingga banjir bisa cepat surut,” jelasnya.

Banjir di Kota Barabai ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat dan para kawula muda untuk berkumpul dan berselfie ria. Uniknya mereka mengaku sengaja datang dari beberapa kecamatan, hanya untuk melihat dan merasakan banjir di tengah kota Barabai.(zay/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/