alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 2 July 2022

Sering Terjadi Kecelakaan Disini, Lampu Peringatan Akhirnya Dipasang

BANJARBARU – Keluhan warga tentang rawannya simpang empat antara Jalan Trikora dan Jalan Guntung Manggis, direspon cepat oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru.

Perempatan yang disebut seringkali menjadi biang kecelakaan lalu lintas tersebut, Minggu (7/1) kemarin terlihat sudah dipasangi lampu peringatan atau warning light (WL).

Kabid LLAJ Dishub Banjarbaru Dedy Sutoyo mengatakan, WL sengaja dipasang untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat kurang fokusnya pengendara. “Kalau orang melihat ada lampu kuning berkedip, artinya kawasan itu rawan. Jadi mereka akan meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Favehotel Banjarmasin

Dia mengungkapkan, WL sendiri dibangun oleh Dishub Kalsel. Sebab, kawasan Jalan Trikora menjadi kewenangan Pemprov Kalsel. “Tapi kami yang mengusulkan ke mereka, karena adanya keluhan dari masyarakat tentang rawannya persimpangan itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Novi, salah seorang warga sekitar menuturkan, hampir setiap bulan kecelakaan terjadi di perempatan itu. Karena, pada pagi dan sore hari daerah tersebut padat kendaraan. “Memang sulit melintasi perempatan itu, kita harus fokus melihat kanan, kiri dan depan jalan untuk memastikan tidak ada kendaraan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kecelakaan sering terjadi. Lantaran, di simpang empat itu sebelumnya tidak dipasangi rambu tanda bahaya. “Biasanya kecelakaan terjadi, karena pengendara tidak tahu ada pengendara lain di simpang satunya. Akhirnya, mereka saling tabrak,” jelasnya.

Belum lagi ditambah dengan maraknya truk pengangkut tanah uruk bandara yang hilir mudik, membuat kerawanan kecelakan semakin bertambah. “Kadang truk yang melintas tak peduli ada perempatan, mereka lewat dengan kecepatan tinggi,” kata warga Kelurahan Guntung Manggis ini. (ris)

 

BANJARBARU – Keluhan warga tentang rawannya simpang empat antara Jalan Trikora dan Jalan Guntung Manggis, direspon cepat oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru.

Perempatan yang disebut seringkali menjadi biang kecelakaan lalu lintas tersebut, Minggu (7/1) kemarin terlihat sudah dipasangi lampu peringatan atau warning light (WL).

Kabid LLAJ Dishub Banjarbaru Dedy Sutoyo mengatakan, WL sengaja dipasang untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat kurang fokusnya pengendara. “Kalau orang melihat ada lampu kuning berkedip, artinya kawasan itu rawan. Jadi mereka akan meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Favehotel Banjarmasin

Dia mengungkapkan, WL sendiri dibangun oleh Dishub Kalsel. Sebab, kawasan Jalan Trikora menjadi kewenangan Pemprov Kalsel. “Tapi kami yang mengusulkan ke mereka, karena adanya keluhan dari masyarakat tentang rawannya persimpangan itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Novi, salah seorang warga sekitar menuturkan, hampir setiap bulan kecelakaan terjadi di perempatan itu. Karena, pada pagi dan sore hari daerah tersebut padat kendaraan. “Memang sulit melintasi perempatan itu, kita harus fokus melihat kanan, kiri dan depan jalan untuk memastikan tidak ada kendaraan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kecelakaan sering terjadi. Lantaran, di simpang empat itu sebelumnya tidak dipasangi rambu tanda bahaya. “Biasanya kecelakaan terjadi, karena pengendara tidak tahu ada pengendara lain di simpang satunya. Akhirnya, mereka saling tabrak,” jelasnya.

Belum lagi ditambah dengan maraknya truk pengangkut tanah uruk bandara yang hilir mudik, membuat kerawanan kecelakan semakin bertambah. “Kadang truk yang melintas tak peduli ada perempatan, mereka lewat dengan kecepatan tinggi,” kata warga Kelurahan Guntung Manggis ini. (ris)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/