alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 2 July 2022

Mudahkan Masyarakat, Aplikasi Sasirangan Segera Diluncurkan

BANJARMASIN – Kabar gembira bagi warga Kota Banjarmasin. Pengin berurusan dengan kepolisian, tak perlu repot lagi. Karena, aplikasi Sasirangan segera diluncurkan.

Sasirangan kepnjangan dari Selalu Aktif dan Siaga Rakyat Senang. Aplikasi berbasis android tersebut dirancang untuk memudahkan masyaeakat.  Mulai dari bikin Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) perijinan, pengawalan, laporan kejahatan, informasi masyarakat hingga Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

Saat ini, Bidang Teknologi Informasi (Bid TI) Polda Kalsel masih sibuk mempersiapkan aplikasi tersebut. Karena akan diintegrasikan ke seluruh kantor polisi di bawah jajaran Polda Kalsel. Termasuk Polresta Banjarmasin.

Favehotel Banjarmasin

“Anggota kita dari Polresta Banjarmasin sampai Polsek sudah dilatih, sehingga nanti mereka bisa menguasai,” kata Kasubag Humas Polresta Banjarmasin, Iptu Irkamni.

Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP Mochamad Rifai menyebut Sasirangan sangat komplet. Tidak kemudahan tapi juga pelayanan rasa aman. Sebab, di dalamnya ada fitur tombol darurat.  Dapat digunakan oleh masyarakat yang tengah mengalami atau mengetahui suatu tindak kriminal.

“Admin yang standby nantinya akan mengirim pesan kepada petugas yang paling terdekat, petugas itu yang akan datang membantu. Kalau tidak ada respons pimpinan juga tahu,” kata Rifai.

Terobosan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polisi. Saat ini seluruh personil Polri dituntut dapat memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. “Istilah sekarang harus jadi polisi zaman now,” ucapnya.

FYI, aplikasi Sasirangan sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Personil Polri, Dukcapil Kemendagri dan E-Penyidikan Bareskrim. Sehingga masyarakat yang ingin membuat laporan cukup memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Data nama pelapor, atau pemohon sudah dapat diketahui secara otomatis.

“Ini berdampak pada operasionalisasi pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efisien. Meminimalisir petugas berhubungan langsung dengan masyarakat. Menghindarkan tindakan-tindakan yang dapat melanggar aturan,” kata Kabid TI Polda Kalsel, AKBP Nyoman.

Aplikasi dapat diakses semua Polres, Polsek, Satker dan seluruh unit kepolisian di Kalsel. Datanya terpusat di Polda.  

“Multilevel admin, artinya tiap kesatuan, satker, unit memiliki admin masing dengan hak akses yg berbeda-beda. Polda dapat mengakses data jajaran di bawahnya, Polres dapat mengakses data jajaran dibawahnya tetapi tidak dapat mengakses data Polres lainnya, Polsek hanya dapat mengakses data di Polseknya sendiri,” jelas Nyoman.

Jadi, kapan diluncurkannya? Hmm, kita tunggu saja tanggal mainnya. (gmp/at/nur)

BANJARMASIN – Kabar gembira bagi warga Kota Banjarmasin. Pengin berurusan dengan kepolisian, tak perlu repot lagi. Karena, aplikasi Sasirangan segera diluncurkan.

Sasirangan kepnjangan dari Selalu Aktif dan Siaga Rakyat Senang. Aplikasi berbasis android tersebut dirancang untuk memudahkan masyaeakat.  Mulai dari bikin Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) perijinan, pengawalan, laporan kejahatan, informasi masyarakat hingga Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

Saat ini, Bidang Teknologi Informasi (Bid TI) Polda Kalsel masih sibuk mempersiapkan aplikasi tersebut. Karena akan diintegrasikan ke seluruh kantor polisi di bawah jajaran Polda Kalsel. Termasuk Polresta Banjarmasin.

Favehotel Banjarmasin

“Anggota kita dari Polresta Banjarmasin sampai Polsek sudah dilatih, sehingga nanti mereka bisa menguasai,” kata Kasubag Humas Polresta Banjarmasin, Iptu Irkamni.

Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP Mochamad Rifai menyebut Sasirangan sangat komplet. Tidak kemudahan tapi juga pelayanan rasa aman. Sebab, di dalamnya ada fitur tombol darurat.  Dapat digunakan oleh masyarakat yang tengah mengalami atau mengetahui suatu tindak kriminal.

“Admin yang standby nantinya akan mengirim pesan kepada petugas yang paling terdekat, petugas itu yang akan datang membantu. Kalau tidak ada respons pimpinan juga tahu,” kata Rifai.

Terobosan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polisi. Saat ini seluruh personil Polri dituntut dapat memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. “Istilah sekarang harus jadi polisi zaman now,” ucapnya.

FYI, aplikasi Sasirangan sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Personil Polri, Dukcapil Kemendagri dan E-Penyidikan Bareskrim. Sehingga masyarakat yang ingin membuat laporan cukup memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Data nama pelapor, atau pemohon sudah dapat diketahui secara otomatis.

“Ini berdampak pada operasionalisasi pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efisien. Meminimalisir petugas berhubungan langsung dengan masyarakat. Menghindarkan tindakan-tindakan yang dapat melanggar aturan,” kata Kabid TI Polda Kalsel, AKBP Nyoman.

Aplikasi dapat diakses semua Polres, Polsek, Satker dan seluruh unit kepolisian di Kalsel. Datanya terpusat di Polda.  

“Multilevel admin, artinya tiap kesatuan, satker, unit memiliki admin masing dengan hak akses yg berbeda-beda. Polda dapat mengakses data jajaran di bawahnya, Polres dapat mengakses data jajaran dibawahnya tetapi tidak dapat mengakses data Polres lainnya, Polsek hanya dapat mengakses data di Polseknya sendiri,” jelas Nyoman.

Jadi, kapan diluncurkannya? Hmm, kita tunggu saja tanggal mainnya. (gmp/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/